Ijin Tidak Masuk Kuliah

PROSEDUR PERIJINAN TIDAK MENGIKUTI KULIAH :

(1) Ijin tidak masuk kuliah dapat diajukan dengan alasan:
a) kepentingan keluarga;
b) sakit ringan yang tidak memerlukan perawatan dokter;
c) menjalankan ibadah keagamaan;
d) menjalankan tugas negara; atau
e) menjalankan tugas Universitas atau Fakultas.
(2) Surat ijin dengan alasan kepentingan keluarga, sakit ringan, atau menjalankan ibadah keagamaan dibuat dan ditandatangai oleh mahasiswa yang bersangkutan dengan menyebutkan mata kuliah dan kelas yang tidak dapat diikuti.
(3) Surat ijin menjalankan tugas negara dibuat oleh instansi atau lembaga negara disertai keterangan mata kuliah dan kelas yang tidak dapat diikuti.
(4) Surat ijin menjalankan tugas Universitas atau Fakultas dibuat oleh Rektor, Pembantu Rektor, Dekan atau Pembantu Dekan disertai keterangan mata kuliah dan kelas yang tidak dapat diikuti.
(5) Surat ijin tidak mengikuti kuliah diserahkan kepada Petugas Presensi paling lambat pada saat perkuliahan mata kuliah yang tidak dapat diikuti diselenggarakan.
(6) Dalam hal surat ijin tidak mengikuti kuliah diserahkan setelah waktu perkuliahan sebagaimana dimaksud pada ayat (5), mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan Alpa.

Surat Ijin Tidak Masuk Kuliah Karena Sakit Yang Memerlukan Perawatan
(1) Mahasiswa dinyatakan Sakit dalam daftar hadir kuliah apabila menyerahkan Surat Keterangan Sakit.
(2) Surat Keterangan Sakit dikeluarkan oleh Poliklinik, Puskesmas, Rumah Sakit, atau Dokter Praktik.
(3) Surat Sakit berisi hasil diagnosa penyakit yang diderita, waktu istirahat yang dibutuhkan, nama terang dan tanda tangan dokter yang berwenang.
(4) Surat sakit diserahkan kepada Petugas Presensi paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal dibuatnya surat sakit.

*) unduh Form Ijin Tidak Masuk Kuliah

Leave a Response

You must be logged in to post a comment.